Yogyapos.com (YOGYA) – Berhasil menemukan obat untuk mengatasi peradangan, Mahasiswa Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta Desty Restia Rahmawati meraih penghargaan Best Oral Presentation. Penghargaan diberikan dalam ‘4th International Conference on Pharmacy and Pharmaceutical Science’ (ICPPS 2019), di Global Front, Surugadai Campus, Meiji University, Tokyo, (30/3/2019.
Konferensi internasional ke-4 ICPPS 2019 itu berlangsung sejak 27 Maret, mempertemukan akademisi dan pakar industri yang inovatif di bidang farmasi dan ilmu farmasi. Bertujuan mempromosikan kegiatan penelitian dan pengembangan di bidang farmasi dan ilmu farmasi. Selain itu mempromosikan pertukaran informasi ilmiah antara peneliti, pengembang, insinyur, mahasiswa, dan praktisi yang bekerja di Jepang dan luar negeri.
Selain meraih Best Oral Presentation, Desty menjadi presenter termuda bersama mahasiswa Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta.
“Kami sempat grogi dalam mempresentasikan hasil penelitiannya itu.
Karena, hampir seluruh peserta sudah lulus S1. Sedangkan kami masih semester VI,” tutur Desty didampingi Dr Nining Sugihartini MSi Apt, Dr Dwi Utami MSi, Apt (Kaprodi Farmasi), Dr Dedi Pramono MHum (Kepala Biro Kemahasiswaan dan Alumni) dan Danang Sukantar MPd (Kepala Bidang Pengembangan Kemahasiswaan Bimawa), di Kampus UAD, Senin (1/4/2019).
Dalam penelitiannya, Desty menemukan obat untuk mengatasi peradangan. Bahannya berasal dari minyak atsiri bunga cengkeh. Anti oksidan diformulasikan dan terbukti zat aktif atsiri bunga cengkah bisa digunakan sebagai antiradang. “Obat itu berbentuk salep untuk meningkatkan penyerapan zat aktif ke dalam kulit,” paparnya.

Desty Restia Rahmawati | YP/Affan safani Adham
Menurut Desty, eugenol senyawa alami yang terdapat dalam minyak atsiri bunga cengkeh sudah terbukti berkhasiat sebagai antiinflamasi. Diperlukan rancangan formulasi sediaan topikal untuk mendapatkan nilai flux, daya permeabilitas serta mempunyai karakteristik fisik yang memenuhi persyaratan.
Untuk meningkatkan penetrasi eugenol menembus lapisan kulit, ditambahkan komponen enhancer propilen glikol dan asam oleat dalam formulasi emulgel.
Penelitian itu, bagi Desty, bertujuan untuk mengevaluasi nilai flux, daya permeabilitas, dan karakteristik fisik sediaan emulgel minyak atsiri bunga cengkeh dengan penambahan enhancer propilen glikol dan asam oleat.
Enhancer kombinasi propilen glikol dan asam oleat ditambahkan ke dalam formula yang dibuat untuk meningkatkan nilai flux serta daya permeabilitas emulgel minyak atsiri bunga cengkeh.
Desty cukup fenomenal, pernah mengikuti Lomba Karya Tulis Ilmiah ‘Chemistry in yang diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Program Studi Kimia FMIPA Universitas Mataram pada 22-25 November 2018. Setelah itu, juga meraih Juara 1 Mahasiswa Berprestasi (Pilmapres) 2019 Tingkat LLDIKTI Wilayah V Yogyakarta.
Selama ini, dijelaskan Dedi Pramono Kepala Bimawa UAD , pihaknya mengembangkan seluas-luasnya minat, bakat dan penalaran mahasiswa. "Selain itu, memberikan dukungan dana dan apresiasi agar mahasiswa bisa mengembangkan kemampuannya secara optimal di bidang yang ditekuni," katanya.
Kepala Bidang kemahasiswaan UAD Dedi Pramono mengungkapkan, pihaknya melalui Bimaswa selalu membantu peningkatan prestasi mahasiswa agar mendapat hasil yang memuaskan. “Mahasiswa semakin berprestasi didorong dan didukung agar pemeringkatan universitas semakin baik, yang minimal harus mencapai 270 event,” katanya.
Sementara itu Kaprodi Farmasi Dr Dwi Utami MSi Apt, memberikan support dan kemanfaatan yang besar bagi mahasiswa berprestasi, baik pengembangan akademik maupun non-akademik. (Afn)
